Catatan Haji 2017:Shifting Image of Urdu

4 negara yang ditetapkan sebagai negara dengan mayoritas muslim yaitu Indonesia, Bangladesh, India, dan Pakistan. Dan ternyata persebaran ini sangat terasa ketika kita sedang berhaji.

Selama berhaji kita akan dengan mudahnya melihat jamaah dari keempat negara ini. Jamaah Indonesia dengan tas identitas berwarna oranye dan berjalan bersama rombongan dengan kostum senada. Pemandangan shalwar kameez khas Pakistan yang polos atau shalwar Bangladeshi yang bermotif ada dimana-mana. Hidung-hidung mancung khas Asia Selatan beredar di sana sini.
Bahkan toko-toko di sepanjang jalan sekitaran Masjidil Haram pun banyak dikelola oleh mukimin asal Asia Selatan. Naik taksi saja kita cenderung bertemu dengan Pakistani. Mencari makanan khas Asia Selatan pun sangat mudah.
Bahasa Urdu atau Hindi dan bahasa Bangladeshi menjadi bahasa yang familiar terdengar di Makkah disamping bahasa Arab dan bahasa Indonesia.
Hal ini menjadi perhatian saya. Dahulunya kalau membuat resolusi bahasa, saya akan menempatkan bahasa Jepang atau Perancis atau Jerman sebagai prioritas tiga bahasa teratas.
Tinggal di Pakistan dan perjalanan haji 2017 mengubah total perspektif saya.
Kita semua paham urgensi bahasa sebagai pelumas komunikasi. Walaupun bahasa non verbal bisa kita gunakan, akan tetapi dalam jangka panjang, penguasaan bahasa akan memperluas network terutama dalam dakwah.
So, after this year.. resolusi bahasaku menjadi: Arab, Urdu, Mandarin, Rusia, dan Turki. 😛
Yeayyyyy!!!
Utamanya bahasa Arab dan Urdu. Bahasa Arab ndak usah diceritakan ya urgensinya.. jelaslah penting.. tapi yang sangat terasa ketika haji, kemudian berhadapan dengan jamaah haji bapak atau ibu atau anak muda dari Asia Selatan yang mengajak berbincang, kemudian bisa kita ladeni dengan bahasa Urdu. I’m quite pleased..
Tidak jarang juga kita jadi mencair dengan supir taksi karena kita tahu bahasa Urdu dan bagaimana Pakistan.
Apa fokus belajar? Untuk saat ini mungkin akan fokus ke commucation vocab (bukan yang official) dan simple grammar untuk percakapan sehari-hari. Tulisan bisa dipelajari kemudian setelah memahami konsep umum grammar nya.
Yuk mari.. kita belajar bahasa Urdu..
AhB-Isb180118
CatatanHaji2017
BaarokaLlah fii ‘umurik, ayahaqlamqi.. semoga lancar urusan disertasi, diberi Allah kesehatan, dan dilimpahkan rizqi yang halal, mudah, dan barokah.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s