Cerita kakak dan abang

“Teteh”

Beberapa hari terakhir ini, kakak aqila nggak mau dipanggil kakak, lagi.

“Panggil Teteh, ayah, Bunda..”

Baiklah, kakak, eh, Teteh..
“Lari sana sini”

Alhamdulillah abang sudah lari-lari dengan lancar. Sekarang senangnya mondar mandir kesana sini sambil berlari. Bunda cuma bisa mengingatkan, hati-hati ya abang..

Berikan kami kesehatan selalu, yaa Robb
“Duniaku, khayalanku”

Kakakteteh belakangan mulai melakukan aksi teatrikal lagi, karena suka nonton teatrikal atau akting-akting barmain peran di yutub.

“Nanti carikan komunitas teatrikal anak Muslim ya, ayah..”

Mudah-mudahan ada ya..

Maaf belum bisa menemani bermain peran ya kakakteteh.. Bunda sedang fokuskan untuk nulis thesis Bunda ya.. Mudah2n nanti bisa Bunda bantu..
“Bhai, chai!!”

Salah satu signature move abang adalah menunjuk satu tangan ke udara kemudian berkata: “bhai! Chai!”

Lihat dimana, itu, bang?

Apalagi sekarang abang harus minum chai satu cangkir sendiri.. Duuh.. Mudah2n sehat selalu ya bang..
AhB – Isb,020817

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s