A Gift to the Bride – Kado untuk Pengantin Wanita 01 (Bedah Buku 01)

Suatu hari sebelum pelepasan teman suami saya yang orang Kamboja untuk kembali ke negaranya, dia mentraktir kami makanan Lahori di Melody Food Park G6. Pulangnya kami berpisah. Saya, suami, dan Aqila sengaja naik wagon (angkutan umum di Islamabad) karena mau mampir ke Bazaar di Aabpara G6 untuk mulai mencari pakaian musim dingin untuk Aqila. Kecewanya kami ternyata Bazaar G6 tutup pada hari Jum’at itu. Ternyata Bazaar ini hanya buka pada hari Ahad. Karena sudah masuk sholat Ashar, akhirnya suami mampir ke masjid di sebelah bazaar untuk sholat dan saya nongkrong di toko buku yang tersedia di pelataran masjid itu. Begitu masuk, saya langsung menuju ke rak buku yang berbahasa Inggris, karena sebagian besar buku-buku di sana berbahasa Urdu. Banyak buku yang menarik di sana. Saya menanti suami untuk menunjukkan buku-buku yang mungkin boleh dibeli hari itu (:P). Begitu suami datang, saya menunjukkan beberapa buku yang judulnya menarik dan menahan diri untuk tidak menunjukkan buku yang sebenarnya sangat ingin saya beli, karena saya tahu hari itu kami tidak ada budget untuk beli buku. Ternyata oh ternyataaaa…. suami malah menunjuk buku yang ingin saya beli itu dan membelikannya… Beliau bilang, ‘coba terjemahkan buku ini per bab atau per judul’. Dan kukatakan, ‘wow, itu ide yang bagus, boleh juga..’. Setelah itu kami naik wagon lagi menuju Bazaar G9 yang buka setiap hari Selasa, Jum’at dan Ahad untuk mencari baju Aqila

Nah, di sinilah kita… Saya akan mulai menterjemahkan buku tersebut. Buku ini untuk para pengantin wanita lama, para pengantin wanita baru, dan para calon pengantin wanita. Semoga bermanfaat. Sama-sama belajar yaaa…. 😀

gifttothebride

Bismillaahirrahmaanirrahiiim…

Judulnya A Gift to the Bride – Kado untuk Pengantin Wanita. Penulisnya Muhammed Haneef Abdul Majeed seorang Mufti di Pakistan dan menulisnya dalam bahasa Urdu, kemudian diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh Mufti Afzal Hussain Elias. Buku ini mengingatkan saya kepada buku Kado Pernikahannya ust. Fauzil ‘Adhim.. insyaaAllah saling melengkapi.. 😀

Kita akan mulai dari halaman ‘Bagaimana Membaca Buku Ini’ (terjemahannya agak dibuat bebas, nggak sesuai dengan kata-kata secara plekplek):

1. Sebelum membaca buku ini berdoalah kepada Allah Tabaroka wa Ta’ala, ‘Ya Allah, jadikan buku ini bermanfaat sebagai arahan untukku dan jadikan aku penyejuk mata suamiku dan jadikan aku perhiasan yang paling indah bagi suamiku.’ -Perhiasan dunia yang paling indah adalah wanita yang sholihah (HR. Muslim)-

2. Sediakan waktu untuk membaca buku ini yang terhindar dari gangguan dan kecemasan supaya pikiran menjadi tenang dan dapat menerima materi buku dengan sebaik-baiknya.

3. Baca sesuai dengan urutannya untuk mendapatkan pemahaman terbaik walaupun akan membutuhkan waktu yang lama. Jadwalkan untuk membacanya berapa halaman dalam sehari dan tandai batas bacaan untuk dilanjutkan di lain waktu.

4. Gunakan pensil untuk menandai hal-hal yang penting untuk dibaca berulang kali dan doa-doa juga untuk dipraktikkan secara rutin.

Pendahuluan – Introduction

Pelajaran yang terdapat dalam buku ini meliputi:

1. Mentaati Suami

2. Cinta sejati untuk Suami

3. Menghormati dan melayani Suami

4. Setia kepada Suami

5. Menjadikan Suami sebagai Suami yang Shalih

6. Kualitas Istri yang Baik

7. Bagaimana menjadi yang terkasih bagi Suami

8. Kebiasaan buruk wanita dan cara menghilangkannya

9. Hidup harmonis dengan keluarga suami

10. Hak suami yang menjadi hutang wanita

11. Menghindari perselisihan dengan suami dan keluarga suami

dll.

Selamatkan Suamimu dari Dosa

Saudari-saudari muslimah seringkali mengabaikan cara untuk menarik perhatian suami dengan kecantikan dan lainnya. Sebagai hasilnya, walaupun mereka secara fisik dekat dengan suami, akan tetapi seperti jiwanya tidak di sana. Apakah konsekuensi dari ini ringan atau serius, wanitalah yang akan menanggung akibatnya. Allah telah menjadikan wanita pakaian bagi suaminya dan sebaliknya. Bagaimanapun, banyak wanita yang tidak menyadari hal ini. Fungsi penting pakaian selain menutupi tubuh adalah untuk mempercantik seseorang.

Seperti sebuah pakaian membungkus seseorang, wanita juga harus mempercantik dirinya dan membungkus perhatian suaminya eksklusif untuk dirinya seorang. Dia harus memikat hati, perhatian, dan khayalan suaminya dengan memenuhi seluruh keinginan suaminya yang diizinkan. Seseorang terbuka di dalam pakaiannya meskipun dia tertutupi di mata orang lain. Begitupun seorang suami kesuciannya terlindungi dari publik karena dia memiliki istri. Begitulah, istri menjadi memiliki fungsi yang sangat penting karena dialah satu-satunya yang dapat memenuhi hasrat sensual suaminya. Sekarang, jika seorang istri berpakaian dengan tidak indah dan tidak memperhatikan kebersihan dirinya, maka suaminya tidak akan tertarik padanya. Mata suaminya akan mulai menjelajah menuju panah beracun nafsu yang bisa meluluhkan hatinya.

Bukankah obat untuk hal ini adalah bahwa wanita harus menjaga dirinya tetap menarik agar mata suaminya tetap tertahan padanya? Apabila seorang istri mengabaikan ini, dia akan temukan bahwa suatu saat suaminya akan terpikat pada kecantikan palsu pameran yang berparade di sekitarnya. Efek terburuk dari ini bahkan bisa membuat suami lupa mengingat Allah.

Ketika istri meluangkan waktu dan upaya untuk mempercantik dirinya maka dia menyelamatkan suaminya dari dosa besar. Dan menyelamatkan dirinya dari penyesalan yang tidak perlu.

Banyak wanita yang mengeluhkan bahwa suami tidak mempedulikan dirinya dan anak-anaknya. Jimat terbaik untuk ini adalah wanita berupaya mempercantik dirinya dengan cara-cara yang Islami dan memastikan bahwa dirinya selalu menarik. Dia harus bersyukur kepada Allah atas kecantikan yang dimilikinya dan melakukan yang terbaik untuk mengambil perhatian suaminya. Semua kekhawatiran akan hilang dengan sendirinya. Suami akan makan dari suapan tangan istri dan bahkan melupakan kesalahan istri yang sebelumnya. Suami juga akan memenuhi keinginan istri dan mengabaikan wanita yang lain.

Yang perlu diingat oleh istri adalah bahwa godaan wanita lain di sekeliling suami sangat banyak. Di lingkungan pekerjaan, di jalan-jalan, di kampus, dan sebagainya. Dan jangan sampai istri menjerumuskan suaminya ke dalam dosa besar.

(Saya tidak menterjemahkan Forewordnya ya..)

Enam Wanita Teladan

1. Ummul Mu’minin Ibunda Khadijah binti Khuwailid ra.

2. Ummul Mu’minin Sauda binti Zam’ah ra.

3. Zainab binti Muhammad SAW bin Abdullah ra.

4. Ruqayyah binti Muhammad SAW bin Abdullah ra.

5. Ummul Hakim binti Harits ra.

6. Khaulah binti Malik bin Tsa’labah ra.

Kenapa Wanita Diciptakan? (… bersambung ke A Gift to the Bride – Kado untuk Pengantin Wanita 02 (Bedah Buku 01))

Bunqil – Islamabad, 23 Nopember 2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s